Berita Terkini

“KOPIAH AMEEN Dipalsukan: ALMAPP Desak Penangkapan Jaringan!”

Spread the love

Newsbisnis.id

Jakarta, Selasa, 20 Februari 2024 – Aliansi Masyarakat Anti Produk Palsu (ALMAPP) mengambil langkah signifikan hari ini dengan menyampaikan keluhan resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap maraknya pemalsuan kopiah terkemuka KOPIAH AMEEN.

 

KOPIAH AMEEN, sebuah kopiah impor dari Thailand, telah mendapatkan popularitas besar di pasar Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, selama enam bulan terakhir. Meskipun harganya relatif lebih tinggi, para penggemar tertarik pada KOPIAH AMEEN karena kualitasnya yang luar biasa dan desain yang menarik.

Namun, kekhawatiran muncul dalam dua bulan terakhir ketika tiruan KOPIAH AMEEN yang mirip namun jauh lebih murah membanjiri pasar. Setelah diselidiki, produk palsu tersebut diketahui diproduksi oleh seseorang yang diidentifikasi sebagai M.R.H., yang berperan sebagai salah satu agen pemasaran.

M.R.H. telah terlibat secara rahasia dalam pemalsuan produk bermerek AMEEN. Kebenaran terungkap ketika salah satu agen pemasaran memeriksa data di situs web resmi DJKI https://pdki-indonesia.dgip.go.id, yang menunjukkan bahwa merek dan logo untuk AMEEN terdaftar atas nama Muhammad Rafi’ie Hadi.

Situs web resmi DJKI mengungkapkan informasi berikut tentang produk palsu yang diajukan oleh M.R.H.:

Merek: QOLANSUAH AMEEN

Nomor Registrasi: DID2023054778
Pemilik: MUHAMMAD RAFI’IE HADI
Status: (TM) Menunggu Tanggapan Substantif Atas Usul Penolakan
Merek: KOPIAH ALFATHONI

Nomor Registrasi: DID2024010780
Pemilik: MUHAMMAD RAFI’IE HADI
Status: (TM) Masa Pengumuman (BRM)
Iskan, Koordinator Pusat ALMAPP, menyampaikan selama konferensi pers di kompleks gedung DJKI Kemenkumham, tuntutan aliansi terhadap tindakan hukum yang ketat terhadap semua pihak yang terlibat dalam kasus pemalsuan ini, termasuk seluruh jaringan pedagang dan pemasar.

“Langkah-langkah M.R.H. dan seluruh jaringan pemasarannya tidak hanya merugikan pemilik asli KOPIAH AMEEN tetapi juga menipu banyak konsumen yang dengan sukarela mengeluarkan uang, berharap membeli produk asli, namun malah mendapatkan barang palsu. Oleh karena itu, kami mendesak semua otoritas hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat,” tegas Iskan.

Iskan juga mengajak seluruh pedagang dan pemasar KOPIAH AMEEN palsu, khususnya di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, untuk menghentikan penjualan atau distribusi produk palsu apapun, karena bisa menghadapi konsekuensi hukum.

Jakarta, Selasa, 20 Februari 2024 – Aliansi Masyarakat Anti Produk Palsu (ALMAPP) mengambil langkah signifikan hari ini dengan menyampaikan keluhan resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap maraknya pemalsuan kopiah terkemuka KOPIAH AMEEN.

KOPIAH AMEEN, sebuah kopiah impor dari Thailand, telah mendapatkan popularitas besar di pasar Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, selama enam bulan terakhir. Meskipun harganya relatif lebih tinggi, para penggemar tertarik pada KOPIAH AMEEN karena kualitasnya yang luar biasa dan desain yang menarik.

Namun, kekhawatiran muncul dalam dua bulan terakhir ketika tiruan KOPIAH AMEEN yang mirip namun jauh lebih murah membanjiri pasar. Setelah diselidiki, produk palsu tersebut diketahui diproduksi oleh seseorang yang diidentifikasi sebagai M.R.H., yang berperan sebagai salah satu agen pemasaran.

M.R.H. telah terlibat secara rahasia dalam pemalsuan produk bermerek AMEEN. Kebenaran terungkap ketika salah satu agen pemasaran memeriksa data di situs web resmi DJKI https://pdki-indonesia.dgip.go.id, yang menunjukkan bahwa merek dan logo untuk AMEEN terdaftar atas nama Muhammad Rafi’ie Hadi.

Situs web resmi DJKI mengungkapkan informasi berikut tentang produk palsu yang diajukan oleh M.R.H.:

Merek: QOLANSUAH AMEEN

Nomor Registrasi: DID2023054778
Pemilik: MUHAMMAD RAFI’IE HADI
Status: (TM) Menunggu Tanggapan Substantif Atas Usul Penolakan
Merek: KOPIAH ALFATHONI

Nomor Registrasi: DID2024010780
Pemilik: MUHAMMAD RAFI’IE HADI
Status: (TM) Masa Pengumuman (BRM)
Iskan, Koordinator Pusat ALMAPP, menyampaikan selama konferensi pers di kompleks gedung DJKI Kemenkumham, tuntutan aliansi terhadap tindakan hukum yang ketat terhadap semua pihak yang terlibat dalam kasus pemalsuan ini, termasuk seluruh jaringan pedagang dan pemasar.

“Langkah-langkah M.R.H. dan seluruh jaringan pemasarannya tidak hanya merugikan pemilik asli KOPIAH AMEEN tetapi juga menipu banyak konsumen yang dengan sukarela mengeluarkan uang, berharap membeli produk asli, namun malah mendapatkan barang palsu. Oleh karena itu, kami mendesak semua otoritas hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap semua pihak yang terlibat,” tegas Iskan.

Iskan juga mengajak seluruh pedagang dan pemasar KOPIAH AMEEN palsu, khususnya di Kalimantan Selatan dan Jawa Timur, untuk menghentikan penjualan atau distribusi produk palsu apapun, karena bisa menghadapi konsekuensi hukum. (e).

Anda mungkin juga suka...